-->
Tampilkan postingan dengan label Edukasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Edukasi. Tampilkan semua postingan

16 Mei 2015

E - mail cara pembuatan G-Mail

 E - mail cara pembuatan G-Mail
Surat elektronik (akronim: ratel, ratron, surel, atau surat-e) atau pos elektronik (akronim: pos-el.) atau imel (bahasa Inggris: email) adalah sarana kirim mengirim surat melalui jalur jaringan komputer (misalnya Internet).
Dengan surat biasa umumnya pengirim perlu membayar per pengiriman (dengan membeli perangko), tetapi surat elektronik umumnya biaya yang dikeluarkan adalah biaya untuk membayar sambungan Internet. 
1. Pengertian Email :
Emai adalah singkatan dari Electronic Mail dan kalau di bahasa indonesianya adalah Surat Elektronik.Email berfungsi sebagai sarana untuk mengirim surat atau pesan melalui jaringan Intenet, dengan Email kita hanya membutukan beberapa menit agar surat/pesan kita sampai tujuan tidak perlu menunggu berhari-hari seperti mengirim surat/pesan biasa(pos) dan dengan email isi surat/pesan dapat kita isi dengan konten gambar/suara dan vidio, email bukan hanya untuk mengirim surat/pesan,jaman sekarang apa-apa yang berhubungan internet seperti mendaftar Facebook,twitter,blogger dan lain-lain pasti memerlukan email utuk mendaftar.
2.  E-mail yang sering digunakan :
a. Ymail ( Yahoo mail) email ini produk dari yahoo.com
dengan daftar di yahoo anda  bisa menggukan beberapa akhiran yahoo. namun sekarang sudah terbatas sebagai berikut : *****@yahoo.com / *****@yahoo.co.id /
*****@yahoo.com.sg (sesuai akses internet) 
*contoh menggunakan akun singapura ( *****@yahoo.com.sg)
b. Gmail (Google mail) email ini produk dari google.com
dengan daftar di gmail saat ini hanya bisa menggunkan : *****@gmail.com
3. Cara pembuatan Email :
dalam kesempatan ini kami uraikan step by step pendaftaran Gmail, karena Gmail memiliki masa aktif lebih lama, dibanding dengan yahoo (tidak di akses / login, maka akan non aktif)
Step by Step G-Mail : 
1. Login di http://gmail.com 
2. Create Account
3. Isi data secara lengkap dan catat alamat email dan password anda
** Ingan dan catat nomor HP anda, usahakan terus aktif. digunakan untuk RESET password jika anda lupa passwor.
** Ingat alamat dan password email cadangan anda untuk RESET password jika anda lupa password dan nomor HP anda hilang berubah

4. Next

5. Isi data secara lengkap

6. Email berhasil dibuat klik "continue to Gmail" untuk melanjutkan

 7. Next terus (tahap ini adalah pengenalan fitur Gmail)
 
8. Alamat email sudah bisa di gunakan. Klik "Go to Gmail" untuk akses email
 
 9. Email
* anda sudah dapat menggunakan email anda untuk mengirim Email / Membuat akun Sosial Media, Twitter, FB, Dll

- Pastikan selalu keluar setelah menggunakan email anda
- Buat berbeda password anda di setiap akun untuk menjaga keamanan akun anda dari pencurian akun

Author : sonyfiffandy
 

21 Maret 2015

Matematika Nalaria Realistik (MNR)

Matematika selama ini diajarkan dengan cara memberikan atau mentransformasikan langsung pengetahuan matematika kepada siswa, tanpa member kesempatan siswa untuk berpikir atau menelaah dari mana konsep atau rumus itu diperoleh. Hal tersebut membuat siswa kurang terasah penalarannya dan membuat siswa semakin sulit untuk memahami matematika di tingkat lanjut karena semakin tinggi tingkatan kelas, maka semakin butuh penalaran yang baik untuk memahami konsep matematika. Akibatnya, siswa yang tidak menguasai suatu konsep matematika akan semakin frustasi ketika harus mempelajari materi matematika berikutnya. Selain itu, penalara sangat penting bagi kehidupan karena penalaran yang baik dapat membantu untuk menganalisis masalah dalam kehidupan dengan lebih baik.
Matematika Nalaria Realistik (MNR) merupakan suatu terobosan baru dalam pembelajaran matematika. MNR lebih menekankan penggunaan nalar dalam memahami matematika, sehingga pembelajaran ini berbeda dengan pembelajaran matematika di sekolah. Dengan MNR, siswa diajarkan untuk menganalisis masalah, menarik kesimpulan dan menyelesaikan masalah dengan berbagai metode pemecahan masalah yang berlogika.
 
Ciri khas Matematika Nalaria Realistik:
v       Menekankan penggunaan penalaran dalam memahami matematika
v       Meningkatkan daya nalar dan keterampilan memecahkan masalah, khususnya dalam kehidupan sehari-hari.
Manfaat belajar Matematika Nalaria Realistik:
v       Siswa akan lebih mudah memahami matematika
v       Siswa akan terlatih penalarannya ketika belajar matematika
v       Siswa akan lebih mudah memahami pelajaran lain karena nalarnya terasah.
v       Siswa siap menghadapi berbagai kompetisi matematika
 
 
Langkah-langkah pengajaran Matematika Nalaria Realistik:
1.        Pemberian masalah nyata
Dalam MNR siswa diberikan masalah nyata terlebih dahulu pada saat memulai pelajaran agar siswa tertarik untuk mengikuti materi tersebut karena terlibat dan merasa berkepentingan untuk mempelajarinya. Masalah nyata sebaiknya sesuai dengan pengetahuan yang dimiliki dan cara berpikir anak.
2.        Pemahaman konsep
v   Konsep matematika diberikan dengan melibatkan otak kiri dan kanan.
v   Konsep matematika diajarkan tidak hanya menggunakan simbol-simbol matematika tetapi juga menggunakan gambar atau peraga matematika atau benda-benda yang ada di sekitar kita
v   Setiap pokok bahasan mempunyai teknik pengajaran yang berbeda, oleh karena itu faktor guru menjadi sangat penting dalam penyampaian konsep-konsep matematika tersebut.
3.        Penalaran dan komunikasi
v   Melatih penalaran siswa dan melatih kemampuan siswa dalam mengkomunikasikan ide dan gagasannya
v   Soal yang disajikan masih dalam lingkup materi yang sedang diajarkan
v   Membiasakan siswa untuk berpikir sistematis dan mudah dipahami.
4.        Pemecahan masalah
v   Menyajikan soal yang merupakan gabungan berbagai konsep matematika yang sebelumnya sudah dipelajari
v   Melatih keterampilan dalam memecahkan masalah dengan merekonstruksi materi yang sudah dipelajati sebelumnya
v   Meningkatkan daya nalar siswa
v   Meningkatkan kemampuan untuk menerima pengetahuan baru.
5.        Aplikasi dalam kehidupan
v   Menerapkan konsep matematika dalam kehidupan sehari-hari
v   Siswa dapat mengetahui tujuan mempelajari suatu konsep matematika
v   Memancing ketertarikan siswa untuk mempelajari materi berikutnya.
6.        Eksplorasi matematika
v   Melatih keterampilan psikomotorik
v   Melatih mental siswa untuk berpikir kreatif dan patang menyerah
7.        Permainan matematika
v   Membuat siswa senang belajar matematika
v   Mempermahir pemahaman konsep yang sudah dipahami.

PUISI MATEMATIKA NALARIA REALISTIK
 
Ini kali pertama dan kali terakhir
Ini tambahan wacana dan pengurangan makna
Ini pembagian rasa dan pembagian wibawa
 
Itulah operasi matematika yang dileburkan bahasa
Matematika ini bukan terbaru tapi terlama
Matematika ini pembaharu yang tak berdaya
 
Akan diajarkan….akan diajarkan
Semua rasa dalam bahasa logika….dalam nalaria…
Seni..tertawa..kagum …sedih …itulah matematika nalaria realistik
 
Jangan pernah bisniskan dia…
Jangan pernah perdagangkan dia…
Dia penghantar pada makan semesta
 
Jikalah ada keraguan dalam pelaksanaan …jangan pernah ditinggalkan
Jikalah ada kesuksesan dalam pelaksanaan..tidak perlu dibanggakan
Karena dia alat hati untuk menghubungkan rasa dan logika
 
Dia akan ajarkan manusia mengenal Tuhannya
Dia akan ajarkan manusia menata emosinya
Dia akan ajarkan manusia meningkatkan kecerdasan
 
Dia datang tidak sendiri tetapi sepasang…
Dia didahului saudara tuanya….metode seikhlasnya
Dia tidak akan mampu wujudkan apapun tanpa saudara tuanya…
 
Pelajarilah kedunya…dengan mendahulukan saudara tuanya
Kalau lah bingung temukan saudara tua untuk tegakkan makna
Carilah penulis hamparan kata ini….di depan pembuka segala makna
 
Seandainya tak tertarik
Jangan harap MNR kan menarik….
Karena dia hanya tunduk kala bersama
 
Bogor, 11 Juni 2005
Karya : Arya 
Sumber : http://www.kpmseikhlasnya.com
Author : sonyfiffandy

27 Agustus 2014

20 Mei 2014

Ujian Sekolah 2014 (Kelompok 4)

Ujian Sekolah (US) Tingkat Sekolah Dasar 2014 Curahdami, Kelompok 4 (SD Negeri Petung 1, SD Negeri Petung 2, SD Negeri Pakuwesi 1).

Pelaksanaan :
Senin, 19 Mei 2014 | Bahasa Indonesia
Selasa, 20 Mei 2014 | Matematika
Rabu, 21 Mei 2014 | IPA






















04 Februari 2014

5 cara menjadi guru yang kreatif

5 cara menjadi guru yang kreatif

Pak Agus, met ketemu lagi pertemuan kita di pelatihan guru kreatif di semarang,  masih ada yang kurang maka saya tanyakan kepada bapak, guru kreatif itu guru yang bagaimana ? sementara dengan program sekolah gratis berdampak pada sekolah kurang kreatif yang mengimbas pada gurunya, mohon pak agus kami beri solusinya, trim

Surat dari bapak Agus Suyono di Semarang yang dikirim melalui surat elektronik.

Bagaimana cara menjadi guru kreatif? wah ini baru pertanyaan yang seru. Dikarenakan sejak blog ini dibuat tidak ada satu artikel pun yang mengarah langsung kesana. Hal yang saya lakukan adalah banyak-banyak menulis artikel tentang metode pembelajaran tanpa memberi cap pembelajaran kreatif.


Tetapi membaca pertanyaan pak Agus Suyono di atas seperti menyadarkan saya bahwa menjadi guru kreatif bukannya sekedar membuat anak senang dan enjoy oleh permainan (games) yang seru, segar dan lucu selama pembelajaran berlangsung. Tapi juga selayaknya guru mencari metode pembelajaran yang bermakna dan membuat anak bisa semakin mengerti apa yang guru ajarkan dikelas

Dalam artikel ini akan saya tuliskan, kondisi apa saja yang membuat guru bisa menjadi kreatif bahkan tanpa harus menggunakan metode pembelajaran yang terbaru. Sumber saya dapatkan dari http://www.edutopia.com

Guru menciptakan susasana kelas yang aman dan nyaman secara emosional dan intelektual

Terkadang siswa punya banyak pertanyaan dibenaknya, tetapi ada semacam perasaan malu dan takut, dikira bodoh jika melontarkan pertanyaan. Sebagai guru, kerja keras kita salah satunya adalam menciptakan kelas yang memberik keamanan secara emosional bagi siswa. Memang agar menjadi siswa yang percaya diri mereka perlu mengambil resiko, tetapi di lingkungan yang tidak mendukung kenyamanan secara emosional, siswa akan berpikir 1000 kali untuk mau bertanya dan berpendapat.

Anda juga bisa membuat peraturan kelas yang isinya antara lain ‘Tidak boleh merendahkan atau meremehkan pendapat orang lain’ Jangan lupa anda juga memberi contoh dahulu kepada siswa untuk mengucapkan terima kasih dan menhargai untuk setiap pertanyaan, atau pendapat dari siswa anda. Jika ini terjadi dikelas anda dijamin kelas akan berubah menjadi kelas yang setiap individu didalamnya salaing mendukung dan mudah untuk berkolaborasi dalam berpengetahuan.

Tidak hanya sampai disitu saja, kelas yang membuat guru menjadi guru kreatif semestinya juga aman secara intelektual. Siswa bisa mandiri dan mengerti dimana letak alat tulis, dikarenakan semua hal dikelas sudah disiapkan dengan rapih dan terorganisir. Siswa tahu apa yang harus dikerjakan dikarenakan intruksi penugasan yang jelas oleh guru. Tidak hanya jelas tetapi juga menantang dengan demikian siswa bisa mengekpresikan kemampuannya dalam mengerjakan tugas yang guru berikan.

Guru mengukur dengan hati, seberapa besar keterlibatan (engagement) siswa dalam tugas yang ia berikan.

Saya jadi ingat sebuah pertanyaan yang bersifat reflektif mengenai cara kita mengajar dan membelajarkan siswa. Pertanyaan nya begini “Jika saya adalah murid saya sekarang, seberapa senang saya diajar oleh guru seperti saya? “

Seorang guru yang ahli mampu menciptakan suasana kelas yang aktif dalam pembelajaran di kelas yang diajarnya dalam presentasi keterlibatan yang penuh alias 100 persen. Artinya, misalkan seorang guru mengajar selama 40 menit, maka selama 40 menit itu pulalah, siswa belajar dengan aktif dan terlibat penuh dalam pembelajaran.

Tentu tidak dalam semalam semua guru bisa 100 persen menciptakan kelas yang aktif. Namun membutuhkan latihan dan  latihan. Tetapi jalan kesana akan lebih cepat apabila kita mau jujur bertanya pada diri sendiri “Seberapa besar siswa aktif atau terlibat penuh dalam pembelajaran yang saya lakukan?”.

5 menit terakhir yang menentukan

Jadikan 5 menit terakhir pembelajaran anda untuk merangkum, berbagi atau berefleksi mengenai hal yang siswa sudah lakukan selama pembelajaran.

Bagilah menjadi dua pertanyaan besar, misalnya bagian mana yang paling berat dilakukan dan susah dimengerti. Pertanyaan selanjutnya, pengetahuan baru apa yang kamu dapatkan hari ini? Dengan demikian membuat siswa berdialog dengan dirinya sendiri mengenai proses belajar yang telah dilakukannya.

Guru menciptakan budaya menjelaskan, bukan budaya asal menjawab dengan betul.

Ciri-ciri sebuah pertanyaan yang baik adalah pertanyaannya hanya satu tetapi mempunyai jawaban yang banyak. Bandingkan dengan jenis pertanyaan yang hanya mempunyai satu jawaban. Hal yang terjadi siswa akan berlomba menjawab dengan benar dengan segala cara. Termasuk mencontek misalnya.

Sebagai guru budayakan pola perdebatan atau percakapan akademis di kelas kita. Saat mendengarkan rekan mereka berbicara dan berargumen, mereka akan belajar memilih dan membandingkan pendekatan atau cara yang orang lain lakukan untuk menjawab sebuah masalah yang guru berikan.

Sebagai guru saat memberikan soal berikanlah siswa beberapa peluang kemungkinandalam menjawab sebuah soal. Misalnya soal yang bapak berikan ini punya tiga alternative, bisa kah kamu menemukan ketiga-tiganya?

Guru mengajarkan kesadaran siswa dalam memandang sebuah pengetahuan.

Saat membelajarkan siswa, dikarenakan keterbatasan kita, terkedang kita sudah membuat mereka menebak atau mengarang-ngarang sebuah jawaban demi mendapatkan hasil yang benar. Hal ini siswa lakukan secara sadar atau tidak sadar. Untuk itu mari kita letakkan gambar dibawah ini disamping soal yang kita berikan kepada siswa di kertas soal.

Dengan demikian sebagai guru kita menjadi tahu saat siswa menjawab soal dengan salah tapi dengan keyakinan (for sure) atau menjawab soal dengan benar tapi dengan tidak yakin (confused). Menarik bukan ?
Biarkan siswa memberi tanda silang (X) 
pada tempat dimana dia merasa cocok.

Credit: Courtesy of Tristan de Frondeville
Source: Guru Kreatif
#s1e
Back To Top